coretanku,,

it's all about my feeling,,my experience, my knowledge,and everything i know...
just want to make everything around me be meaningfull,, :)

Thursday, September 26, 2013

Allah mengizinkan kita disakiti agar esok kita tahu cara mengobati org yg terluka...
Allah membuat kita menangis agar esok kita mampu menghibur org yg bersedih....
Allah menjadikan kita manusia yg dikaruniai kelebihan dan kekurangan agar kita bersyukur dan berdoa serta saling membutuhkan dgn sesama manusia...
Setiap ujian yg melanda adalah pembelajaran agar kita semakin bijak dan dewasa....

Sesungguhnya nikmat yang terbaik adalah segala kejadian yang membawa kita semakin dekat pada-NYA betapapun itu sangat menyakitkan hati

Ya Allah beri Kami kekuatan untuk mengasihi, untuk memaafkan. Jangan beri Kami kekuatan untuk menyalahkan keadaan tapi beri Kami kekuatan untuk menghadapi kenyataan dan bisa memetik hikmah dari setiap kejadian...Aamiin

Monday, September 23, 2013

- FULONG BEACH -

Aku suka pantai,, termasuk pantai ini...
Pas ada pameran pasir,, kayak di dongeng - dongeng  >.<

- salah satu keindahan ciptaan Tuhan.subhanallah -











Saturday, September 21, 2013

Shalat sunnah yg bisa dirutinkan :
1. 12 rakaat sunnah Rawatib
2. Shalat Tahajjud
3. Shalat Dhuha
4. Shalat Witir
5. Shalat Isyroq
sumber : http://www.radiodaqu.com/berita-227-5-sholat-sunnah-yang-bisa-dirutinkan.html

Thursday, September 19, 2013

- HUT RI ke- 68 -

Biasanya, di Indonesia,,, paling2 kalo agustusan cuman pasang bendera didepan rumah, ikut upacara (sd, smp, sma), lomba gerak jalan,, sebatas itu...

Memang kita akan merindukan seseorang, sesuatu, ketika ia jauh, tak terjangkau...

Selamat Ulang Tahun Indonesiaku...

- dokumentasi, 20 agustus 2013 -
 
  

- Past -

Sebenarnya, perlukah mempermasalahkan masa lalu?
masa laluku sendiri,, dan masa lalunya...

kita sangat akrab dengan kalimat : "experience is the best teacher"
experience = pengalaman = masa lalu
jadi?
Memang masa lalu, pengalaman, adalah guru terbaik untuk diri. Karena akan sangat berbeda ketika kita mengalaminya sendiri, tau akibatnya dan menyesalinya dibandingkan dengan hanya tau teorinya, kalimat2 bijak yg bisa kita temukan di banyak tempat. Akan SANGAT BERBEDA.

Kadang saat kita merenung, introspeksi diri, yang harusnya bagus, bisa menjadi hal yg salah ketika isi dari renungan adalah penyesalan2 yang berlebihan terhadap masa lalunya. kenapa dulu aku begini? kenapa tidak dari dulu aku begini? kalau dulu aku sudah begini, pasti sekarang bisa seperti ini.. dan seterusnya. Ada rasa TIDAK TERIMA atas takdir yang telah terjadi. Oh iya, takdir, nasib, apalah itu namanya, selain hasil dari usaha kita sendiri, ada peran besar dariNya.

Anggap saja mantan pecandu narkoba. Selain karena kesalahannya sendiri yg telah menjerumuskan dirinya ke dunia itu, ada peran serta Tuhan yang menempatkannya disana. Mungkin, dengan begitu dia benar2 tahu rasanya menjadi pecandu sehingga setelah sadar, dia benar2 tidak ingin dan tidak akan lagi dekat2 dengan hal itu, karena memang sudah merasakan, bukan hanya sekedar teori dan dengar2 dari orang tentang penderitaan seorang pecandu. Selain itu, dia, karena punya pengalaman, bisa menjadi narasumber, pembicara, org yang bisa diandalkan bila kita ingin meminta nasehat, bagaimana menghindari atau ingin terlepas dr narkoba. Lalu, seandainya kita adalah mantan pecandu narkoba, mana yang benar yang harus kita lakukan sekarang?
1. menangis meratapi, menyesali, kenapa dulu "pernah" masuk ke dunia itu, kenapa kita tidak terlahir di lingkungan islami, anak kiai, ustadz, kenapa ada "kepingan" dari hidup kita yang berada pada sisi "kelam" (walaupun saat ini sudah terlepas dari sana).Kenapa hidup kita tidak bisa secara utuh berada di sisi "putih", suci, selalu di jalanNa dari lahir hingga mati nanti. Apakah penyesalan ini akan merubah keadaan?
2. Oke, masalaluku suram. Lantas? asal sekarang berada di jalan yang benar, sudah bertaubat, melakukan banyak kebaikan, masih menjadi pengaruhkah masa lalu? bukankan Tuhan maha penerima taubat? 

seorang teman pernah berkata : lebih baik mantan preman daripada mantan ustadz.
Imam Ghazali berkata pada murid2nya : yang paling jauh adalah MASA LALU. Kita tidak pernah bisa menjangkaunya lagi walau sedetik. Karenanya gunakan waktu kita dengan sebaik-baiknya.

Jadi?
Jadikan masa lalu sebagai pelajaran, untuk perbaikan diri kita saat ini, dan saat mendatang. Penyesalan perlu, agar tidak menjerumuskan diri pada kesalahan yang sama. Bukan meratapi nasib, dengan hanya meratap, tanpa perubahan nyata, toh masa lalu benar2 tak bisa dirubah.

Jadi,,
jawaban dari pertanyaan di atas sepertinya adalah "TIDAK"

- renungan -

Sunday, September 8, 2013

Aku adalah penjamin sebuah istana di taman surga bagi siapa saja yang menghindari pertikaian (perdebatan) sekalipun ia benar dan (penjamin) istana di tengah - tengah surga bagi siapa saja yang meninggalkan dusta sekalipun bercanda
- HR Abu Dawud -

Wednesday, September 4, 2013

Seindah apapun huruf terukir,, dapatkah ia bermakna bila tak ada jeda?
Dapatkan ia dimengerti jika tak ada spasi?
Bukankan kita baru bisa bergerak saat ada jarak? 
dan saling menyayang bila ada ruang?
- perahu kertas -
Dan sekarang sudah September,,
4 month left..
Karena tugas kita bukanlah terus memikirkan dan merisaukan "hasil" yang akan kita peroleh nanti,,
tapi ikhtiar maksimal dg usaha yang "pantas",,,
selanjutnya... tawakal total kepadaNya...
#hanya Kau yang tahu yg terbaik untukku,,#Bismillah

Monday, September 2, 2013

Telah kutinggalkan cemburu
di sudut kamar gelap
telah kuhanyutkan duka
pada sungai kecil yang mengalir dari mataku

telah kukabarkan lewat angin gerimis
tentang segala catatan hati
yang terhampar tiap jengkal sajadah
dalam tahajud dan sujud panjangku
-Asma Nadia-