nak,,,
Kurang apa coba ibumu ini...
sebelum kau dilahirkan, direncankan, bahkan sebelum ayahmu ditemukan..
telah kusiapkan segalanya... Eh, sebagian...
mainan - mainan ini, sebagian dr jenis permainan yg mendidik,meningkatkan logika dan IQ anak (sumber: internet)
Karena ibumu ini benar - benar tak ingin sembarangan dalam mengurusmu kelak. Saat masih dikandungan, setelah lahir, masa pertumbuhan, balita, remaja... kau harus mendapatkan perlakuan dan pendidikan yang tepat.
Kau akan menjadi anak yang paham ilmu agama, memiliki otak yang cerdas, berperilaku santun, dermawan, berguna bagi agamamu, keluargamu, bahkan bangsamu.
Kau harus makan makanan yg sehat, tumbuh di lingkungan yang baik, bergaul dengan teman - teman yang santun, dan tentu saja dididik oleh orang tua terbaik.
Karenanya, ibumu ini, akan berusaha, menjagamu sebaik - baiknya, tenang saja,,
Tak hanya memilihkan makananmu, menyeleksi tontonanmu, mainanmu, lingkungan dan teman-temanmu.
Dalam menyeleksi ayahmupun, aku tak akan sembarangan.
Dia, yang dengan ilmu agamanya taat dalam beribadah, bijaksana dalam bersikap. Memiliki pemikiran dewasa, tutur kata yang bersahaja, dan selalu berusaha memperbaiki dirinya.
Dia yang bisa menasehati kita, membimbing ibumu, mendidikmu, menjadi pemimpin keluarga. Kau tak akan kekurangan kasih sayang..
Nah, karena saat ini kau masih di surga sana, dan ibumu juga masih belajar, menuntut ilmu,,
Doakan ibumu ya nak, supaya thesisnya lancar, lulus tepat waktu, dan barokah ilmunya,, bermanfaat dunia akhirat. amiiin..
#tetapsaja#ujung2nyagalauthesis :p