Saat itu, entah kenapa, hati benar - benar tidak tenang, gelisah, pikiran macam - macam, teringat penyesalan yg berlebihan dan tidak pada tempatnya.
Inilah salah satu pentingnya dekat dengan orang2 yang bisa memberi nasehat, saling mengingatkan di jalanNya.
Karena takut hilang atau tak sengaja terhapus, inilah hasil chat via line dengan 'kakak' berinisial LS yang sangat sangat sangaaaat membantu dan menenangkan hati...
Semoga Allah selalu melindunginya,, dan mengabulkan setiap harapan - harapannya :D
>> Prjalanan org dlm menemukan hidayah itu macam2, ada yg sjk kecil sdh di lingkungan agamis, terjaga. Ada yg hrs jatuh dl bru bs menemukan kebenaran. Bersyukurlah krn saat ini kita msh diberi kesempatan utk bertaubat, utk memperbaiki diri.
>> Siapa tau dg mngalami hal spt itu justru bs membuat qt sadar bahaya nya, dan benar2 dengan penuh kesadaran berusaha untuk menghindarinya.
>> Tiada manusia yg bersih fik. Org yg alim pun blm tentu hatinya bersih dr rasa riya, sombong dengki dll.
>> Terkait dosa, insha Allah dg taubat akan diampuni oleh Allah, skrg bgmn kita brusaha mjd pribadi yg lbh baik, berusaha lbh dkt sm Allah.
>> “ Dan barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” (QS. 65: 4)
>> Kalo was was artinya kan ndak percaya sama Allah. Kadang orang yg pernah jatuh, justru bisa berdiri dg lebih tegar drpd yg tdk pernah jatuh.
>> Mgkn malam2 org yg 'pernah' melakukan dosa besar kemudian bertaubat lbh sering dihiasi air mata pertaubatan drpd malam2 orang yang ditakdirkan terjaga (tidak pernah tersesat). Mgkn sholatnya jauh lbh khusyu drpd sholat org2 yg tdk pernah jatuh dlm kesesatan.
intinya adalah : bukan seperti apa DULU, tapi seperti apa kita SEKARANG dan YANG AKAN DATANG
:)))
No comments:
Post a Comment