sekarang,, 12 November 2013..
sekitar 1,5 bulan lagi waktuku,, untuk menyelesaikan semua ini, mengahiri cerita disini dan memulai cerita yang baru.
Harusnya, jika berjalan sesuai rencana, semua sudah ak selesaikan, tinggal berlatih menghadapi oral defense dan menyusun slite presentasi.
Tapi nyatanya, jangankan menulis laporan,, data saja belum ada,, sistem saja belum jelas seperti apa,, banyak yg harus dirubah, alat A ngambek, alat B capek, ga mau kerja, alat C tiba2 rusak dll, dsb..
Salah siapa? haruskan aku mengeluh dengan kondisi ini? apakah sudah cukup "alasan" ku untuk mengeluhkan kondisi ini?
Disaat banyak yang mengeluhkan akan "tega"nya sang profesor dalam "menasehati" dengan "tegas" mahasiswanya,,
Bagaimana dengan profesorku? hey, pernahkan dia marah, atau bernada tinggi? yang ada selalu memberi motivasi, jalan keluar, wejangan - wejangan yang menenangkan..
Bukankah tidak jarang yang memiliki masalah dengan teman satu lab? mungkin karena beda negara, beda budaya dan cara berfikir. Hal yang wajar bila berselisih. Apa kabar teman labku? 'dia' yang biasa pulang sore hari, (pukul 6 sore biasanya), hari ini harus telat pulang, hingga jam 10 malam, "hanya" karena menjelaskan ini itu seluk beluk alat2 elektronik yang sungguh memusingkan dan tak kupahami. belum lagi sebelum2nya,,, tak terhitung aku merepotkannya. Tak terlihat "wajah keberatan" sama sekali. (entah dalah hatinya,, haha). Begitu juga dengan teman2 lab yang lain yang begitu ramah dan peduli.
Aku, yang mendapat julukan dari beberapa orang sebagai "gunung es", yang tak terhitung lagi orang yang bilang aku "galak, cuek, dingin" dan sejenis itulah. Yang harusnya wajar jika tak punya teman dekat. Tapi kondisiku? Walaupun tak banyak, teman2ku, mereka yang "sebenarnya" begitu ku sayang, hanya saja tak pernah aku tunjukkan (:p) begitu besar perhatiannya. tiba2 sms memberi semangat, tanpa diminta, bahkan aku jawab ketus, haha :D, beberapa menyakan kabar, menawarkan bantuan, dan kehangatan2 sederhana lainnya.
Lalu apa alasanku mengeluh? kondisi yang sebelah mana yang ingin aku keluhkan? adakah yang bisa memberi satu saja alasan agar aku bisa mengeluh dengan "benar"...
Orang tua yang terus mendoakan, kenikmatan iman, lingkungan yang begitu positif, materi yang cukup,,
ah... semakin dipikirkan, semakin tak punya alasan aku untuk mengeluh.
Semoga ini bukan hanya tulisan, tapi benar2 dapat dipahami dalam pikiran, dirasakan oleh hati, dan diaplikasikan dengan seluruh jasmani.
No comments:
Post a Comment