coretanku,,

it's all about my feeling,,my experience, my knowledge,and everything i know...
just want to make everything around me be meaningfull,, :)

Saturday, December 28, 2013

I'm in Taiwan

Tahun 2013 hampir berakhir... Time past quickly...
Does My God proud of me?? or at least, He didn't regret have been created me...
iya sih ya,, apa gunanya,, banyak manusia memuji, menyanjung, tapi Sang Pencipta tidak ridho dg kita...
#sedangGalau#ingetDosa#renungansendiri#abaikan.

And this some place I've been visit... :)

#Taipei Astronomical Museum










 #Taichung International Flower Carpet Festival
















#Taipei Zoo











Thursday, December 12, 2013

Miss my mother, father, brother...
Miss all of my friend, Gengchu, F43, photonic lab members, Bani mashuri family,,
Miss my sister in law, my new nephew that never I see... He was born just after I left...
Miss everything except this place, and want to do everything except this research...
for this posting,, I have no conclusion, I have no idea what must I do to solve this...
The one I know,, There is Allah,, And He say in Al-Baqarah : 286...
And the true of that ayat is "absolute"  


Tuesday, December 10, 2013

Jika kau merasa besar, periksa hatimu. mungkin ia sedang bengkak.
Jika kau merasa suci, periksa jiwamu. Mungkin itu putihnya nanah dari luka nurani.
Jika kau merasa tinggi, periksa batinmu. Mungkin ia sedang melayang kehilangan pijakan.
Jika kau merasa wangi, periksa ikhlasmu. Mungkin itu asap dari amal shalihmu yang hangus dibakar. 
- Salim A Fillah -

Thursday, November 28, 2013

karena kita,, sering kali...
bahkan hampir selalu,,
tak bisa mengendalikan hati kita sendiri,,
terlalu sulit,,
#ItulahPentingnyaDoa#PadaSangPenggenggamHati

Monday, November 18, 2013

Perjalanan senantiasa mendidik jiwa untuk menjadi manusia yang lebih manusiawi, melatih hati untuk lebih peka dalam bersosialisasi, melatih diri untuk tidak terlalu takut pada apa yang belum terjadi, dan tidak terlalu menyesali apa yang telah usai. Perjalanan akan selalu membenturkan jiwa pada pilihan-pilihan hidup, pada keputusan-keputusan yang terkadang sulit, pada konsekuensi, pada tanggung jawab, dan tentu saja pada manajemen emosi. Perjalanan senantiasa mengajarkan jiwa untuk lebih dewasa, tak lagi manja apalagi mudah menangis, lebih menghargai beraneka perbedaan yang akan selalu mewarnai, dan pasti lebih bersyukur atas anugrah hidup ini.
- https://www.facebook.com/notes/dinda-dewi-zalinda/kembalilagi/10152397104365031 -

Tuesday, November 12, 2013

- Give me a Reason -

sekarang,, 12 November 2013..
sekitar 1,5 bulan lagi waktuku,, untuk menyelesaikan semua ini, mengahiri cerita disini dan memulai cerita yang baru.
Harusnya, jika berjalan sesuai rencana, semua sudah ak selesaikan, tinggal berlatih menghadapi oral defense dan menyusun slite presentasi.
Tapi nyatanya, jangankan menulis laporan,, data saja belum ada,, sistem saja belum jelas seperti apa,, banyak yg harus dirubah, alat A ngambek, alat B capek, ga mau kerja, alat C tiba2 rusak dll, dsb..

Salah siapa? haruskan aku mengeluh dengan kondisi ini? apakah sudah cukup "alasan" ku untuk mengeluhkan kondisi ini?

Disaat banyak yang mengeluhkan akan "tega"nya sang profesor dalam "menasehati" dengan "tegas" mahasiswanya,,
Bagaimana dengan profesorku? hey, pernahkan dia marah, atau bernada tinggi? yang ada selalu memberi motivasi, jalan keluar, wejangan - wejangan yang menenangkan..
Bukankah tidak jarang yang memiliki masalah dengan teman satu lab? mungkin karena beda negara, beda budaya dan cara berfikir. Hal yang wajar bila berselisih. Apa kabar teman labku? 'dia' yang biasa pulang sore hari, (pukul 6 sore biasanya), hari ini harus telat pulang, hingga jam 10 malam, "hanya" karena menjelaskan ini itu seluk beluk alat2 elektronik yang sungguh memusingkan dan tak kupahami. belum lagi sebelum2nya,,, tak terhitung aku merepotkannya. Tak terlihat "wajah keberatan" sama sekali. (entah dalah hatinya,, haha). Begitu juga dengan teman2 lab yang lain yang begitu ramah dan peduli.
Aku, yang mendapat julukan dari beberapa orang sebagai "gunung es", yang tak terhitung lagi orang yang bilang  aku "galak, cuek, dingin" dan sejenis itulah. Yang harusnya wajar jika tak punya teman dekat. Tapi kondisiku? Walaupun tak banyak, teman2ku, mereka yang "sebenarnya" begitu ku sayang, hanya saja tak pernah aku tunjukkan (:p) begitu besar perhatiannya. tiba2 sms memberi semangat, tanpa diminta, bahkan aku jawab ketus, haha :D, beberapa menyakan kabar, menawarkan bantuan, dan kehangatan2 sederhana lainnya.

Lalu apa alasanku mengeluh? kondisi yang sebelah mana yang ingin aku keluhkan? adakah yang bisa memberi satu saja alasan agar aku bisa mengeluh dengan "benar"...

Orang tua yang terus mendoakan, kenikmatan iman, lingkungan yang begitu positif, materi yang cukup,,
ah... semakin dipikirkan, semakin tak punya alasan aku untuk mengeluh.

Semoga ini bukan hanya tulisan, tapi benar2 dapat dipahami dalam pikiran, dirasakan oleh hati, dan diaplikasikan dengan seluruh jasmani.